Untuk memahami subnetting kita harus mengingat pembagian kelas IP Address diluar kepala kita, jika masih belum ingat silahkan perhatikan tabel pembagian IP Addressberdasarkan kelas pada tabel berikut:
Kelas
|
IP address
|
Prefix
|
Porsi Host(H) dan Network(N)
|
A
|
1.0.0.0 - 126.0.0.0
|
/8
|
N.H.H.H
|
B
|
128.0.0.0 - 191.255.0.0
|
/16
|
N.N.H.H
|
C
|
192.0.0.0 - 223.255.255.0
|
/24
|
N.N.N.H
|
Untuk menetukan Network ID(NID) maupun Broadcast ID(BID)
dari sebuah IP Address ada beberapa aturan yang harus kita penuhi:
- Tentukan
kelas IP Address tersebut.
- Tentukan
Network ID(NID) awal IP Address tersebut dengan merubahnya IP Address
kedalam bentuk classfull address.
- Tentukan
Prefix(P), Network(N), Subnet(S) dan Host(H) dari IP Address tersebut.
- Jabarkan
jumlah bit pada host dari IP Address tersebut kedalam bentuk notasi dot
decimal.
- Tentukan
Broadcast ID(BID) awal dari IP Address tersebut dengan cara menjumlahkan
NID awal dengan notasi dot decimal dari host.
- Jangan
pernah menghapalkan langkah tersebut dengan cara membacanya, tapi hapallah
dengan cara mengerjakan beberapa contoh yang akan dibahas dibawah ini,
percayalah hal ini sangat mudah untuk diingat.
Untuk lebih jelas kita coba pada contoh soal, tentukanlah BID dan NID dari IP Address berikut:
+ 172.16.150.41 /18
Kita ikuti langkah yang sudah dijelaskana diatas;
- Pertama
kita tentukan kelass dari IP Address tersebut, IP Address 172 termasuk
kedalam kelas B.
- Untuk
mendapatkan NID awal dari IP Address tersebut kita harus merubahnya
kedalam bentuk classfull IP Address, karena kelas B memiliki jumlah oktet
Network(N) 16 maka NID awalnya 172.16.0.0
- Berikutnya
tentukan Prefik(P), Network(N), Subnet(S) dan Host(H). Kita dapatkan P=18,
N=16, S=2 (Subnet=P-N) dan H=14 (Host=32-P, karena IPv4 terdiri dari
32bit).
- Sekarang
kita jabarkan jumlah host kedalam bentuk bit lalu merubahnya kedalam
notasi dot decimal. H=14 dengan demikian dalam bentuk bit kita tulis 0000
0000 0000 0000 0011 1111 1111 1111 setelah kita rubah kedalam bentuk
dotdecimal maka didapatkan hasil sebagai berikut, H = 0.0.63.255
- Berikutnya
kita mencari nilai dari BID awal, BID awal = NID awal + H,
172.16.0.0 + 0.0.63.255 dengan demikian kita dapatkan BID awal=172.16.63.255
Teruslakukan langkah berukut sampai BID terakhir sudah
melebihi ukuran IP Address yang kita cari.
Setelah mengikuti langkah diatas kita dengan mudah akan mendapatkan hasil sebagai berukut:
Setelah mengikuti langkah diatas kita dengan mudah akan mendapatkan hasil sebagai berukut:
Keterangan
|
Value
|
Valid IP
|
NID1
|
172.16.0.0
|
172.16.0.1 - 172.16.63.254
|
BID1
|
172.16.63.255
|
|
NID2
|
172.16.64.0
|
172.16.64.1 - 172.16.127.254
|
BID2
|
172.16.127.255
|
|
NID3
|
172.16.128.0
|
172.16.128.1 - 172.16.191.254
|
BID3
|
172.16.191.255
|
Dengan demikian kita dapatkan NID dan BID dari IP
172.16.150.41 /18 adalah 172.16.128.0 (NID) dan 172.16.191.255 (BID).
Sebagai tambahan untuk latihan silahkan cari NID dari IP Address pada tabel berikut, sebagai acuan pada tabel tersebut sudah terdapat jawabannya:
Sebagai tambahan untuk latihan silahkan cari NID dari IP Address pada tabel berikut, sebagai acuan pada tabel tersebut sudah terdapat jawabannya:
No
|
IP address
|
Prefix
|
NID
|
Jawaban
|
1
|
10.7.99.133
|
/24
|
?
|
10.7.99.0
|
2
|
192.168.44.97
|
/30
|
?
|
192.168.44.96
|
3
|
172.31.77.201
|
/27
|
?
|
172.31.77.192
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar